maafkan aq….
maafkan aq telah membuatmu larut dalam kesedihamu..
saya terlalu takut dan kwatir,yang membuatku untuk menceritakan semuanya sama mu…
sehingga akhirnya menjadi begini…
andai saja saya tidak menceritakannya…mungkin akan lebih baik….
hmmm terlalu egois dan kurang pertimbangan yang matang..
sehingga saya salah dalam mengambil langkah…
maaf kan aku…..
semuanya diluar dari predikisiku…
aku hanya pengen kaw baex2 saja
dan bisa belajar dari apa yang telah saya ceritakan….
tapi semuanya malah terbalikkk…
maafkan aku…
mudah2 an kesedihanmu cepat berakhir yach..
di akhiri dengan kebahagian seperti yang terpancar di wajah
saat pertama kali kaw mo cerita sama q….
bahwasanya kaw dah menjalani hubungan dengan nya….
kebodohanq
09-06-2009
sore menjelang malam di tempatq(makassar),,,,
tiba-tiba datang smsnya menyatakan,,
“apakah smsnya yang dulu membuat saya terganggu”
saya jawab,”ga, biasa aja,tetapi sms yang mana dulu,,apakah kemarin waktu aku dimakassar”
dan taq taw apa alasannya kenapa menanyakan demikian????
jawab nya lagi
“yang dulu waktu kaw di jakarta dan aku dimedan dan kaw di makassar aku di jakarta”
saya jawab,, knp tanya itu???
jawabnya”hmmm, knp yach? mungkin kaw terganggu karena berasa di tarik ulur”
dan saya jawab
“ga usah di ingat2 lagilah yang lalu itu akan membuat suasana menjadi kurang bagus
begini aja dah bagus toh”
dan jawab nya
“hmmm begitu yach bg? aku pulang dulu yach,,jangan merokok lagi,meroko ga bagus buat janin”
saya jawab “ok”
dari hasil sms itu aq ga taw,,knpa langsung aku kepikiran dia lagi,,,,
makanya dengan berat hati,dan ga tenang aku sms dia
“:) aq rasa mendinganlah qta ga konnek lagi, mgkn ini lebih baex…
aq jg pengen mencari dunia baru,suasana baru shingga aq ga mengganggu siapapun.
..mgkn berat ttp harus begini,hatiku terlalu egosi q pengen ubahnya”itulah sms terakhir ku samanya,,
ttp setelah q kirim kan,,lagi2 aq menyesal,,,
knpa yach??
apakah ntar baex2 aja dengan ini semua?
itu yg kupikirkan,,,,
sampai saya memposting ini saya tidak tenang dan lemas serta penuh dengan penyesalan
aq ga taw lagi mesti gimana sebenarnya,,,
aq selalu memikirkan dia,,apalagi klo dah ada koneksi lagi,,
saya pengen membunuh perasaan ini….
tetapi tanpa harus mengorbankan persahabatan,,,
tetapi hati ini tak kuasa untuk menahannaya,,
mudah2 ini adalah cara yang terbaik,,,
dan juga akan menjadi lebih baik untuk kedepannya….
cintaQ membuatku gila,,
betul2 gilaxxxxxxx…
sakitnya merelakan seseorang yang saya cintai
sakit dikenang
susah dilupakan
remuk jiwaku
semangatku hilang
itulah yang kurasakan
ketika ku taw kaw ternyata tidak mencintaiku
kamu telah memilih untuk hidup bersama orang lain
tetapi susah untuk ku terima
semuanya seakan-akan tidak bisa kulepaskan
tetapi aku harus
hendak ku kembali kemasa saya belum mengenalmu dan berharap tidak pernah untuk bertemu denganmu sebelumnya
tetapi waktu dan ruang telah mempertemukan kita sehingga membuatku gila dan larut dalam cintaku untukmu.
saya tidak taw akan mengadu kepada siapa?
Tuhan tolonglah aku yang tidak bisa menguasai dan mengontrol hati dan pikiran ini,supaya saya tidak terlena akan rayuan iblis yang menggunakan kelemahan saya ini untuk berpaling dari jalanMu
Q sadar akan kebohonganmu
Setelah sekian lama, akhirnya q sadar akan kebohongan ini,,,,
Saya tidak taw mengapa dy harus menutupi ini semua dari saya?
Apakah ini merupakan jalan terbaik untuk ditempu?
Berharap semuanya itu untuk kebaikan semua pihak
siapa yang harus kuperacaya ?
* saat-saat bersamamu
* sepertinya ada sesuatu yang aneh
* saat kutanya, kaw menjawab tidak
* saat ku tanya kepada yang lain jawaban yang ku dapatkan adalah sebuah keraguan
* saat ku tanyakan teman saya,tidak ada jawaban yang pasti
* saya bingung yang mana harus saya percaya
* hidup seperti sebuah teka-teki
* yang semuanya saling terkait
* apakah ini demi kebaikan semua pihak?
* saya berharap semoga demikan
asking for the truly fact
minggu 11.20 -19.00 wita
asking for the truly fact
bingung,,sungguh amat bingung,
tak bisa ku sesali,
hendak ku maw kembali ke waktu yang dulu,,
memulainya dari awal…
tapi time is over,,
apakah ini hanya permulaan,
ataw akhir tanpa permulaan
apakah ini hanya kesenangan sesaat,,
ataw awal dari kebahagian itu,,
waiting for time to answer this question,,
kumenemukamu
simpati,,
ketika ku melihat dirimu awalnya,,
tenang sejenak,,
akhirnya ku menyadari bahwasanya aku mencintaimu